Read more: http://ridhotawaka.blogspot.com/ http://ridhotawaka.blogspot.com/#ixzz4UGVIdzMv Under Creative Commons License: Attribution

Kisaran Harga Bibit Pertanian di Bulukumba

Jika anda butuh informasi tentang harga, atau ingin memesan/membeli bibit pertanian di Kabupaten Bulukumba maka silahkan klik gambar ini.

Kabar dari Lintas Tani Nusantara

Lintan Nusantara ini berusaha memadukan konsep pendidikan dan pertanian alami dimana pada lahan yang dikerjakan terdapat tempat untuk diskusi dan berbagi ilmu pengetahuan.

Pentingnya Jaringan Bagi Petani

Untuk Meraih Kesuksesan dalam usaha maupun kerja pada bidang Pertanian maka harus didukung oleh jaringan yang kuat.

Hasil Pertanian Bulukumba

Durian dijadikan tanaman favorit karena nilai ekonomisnya tinggi dan rasanya yang enak.

Jamaluddin Dg. Abu Sang Motivator dan Inspirator Pertanian

Semesta Pertanian Mengajak seluruh penggiat, pekerja, pemerhati/simpatisan untuk bersama-sama menyerukan gerakan pertanian alami

Tampilkan postingan dengan label Sistem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2016

Petani juga Harus Cerdas

Untuk mencapai produktivitas pertanian yang terbaik menuju kesejahteraan petani maka pekerja atau dalam hal ini adalah petani harus bekerja cerdas dan memiliki manajemen yang baik. Tuntutan tersebut merupakan rangkaian dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berimplikasi pada seluruh lini kehidupan manusia. Secara umum manusia harus cerdas dalam menghadapi tantangan zaman. Lebih khusus, setiap orang harus cerdas dalam memilih aktivitas maupun pekerjaan dan terhkhusus untuk pertanian, setiap petani harus cerdas dalam perencanaan, pelaksanaan, produksi, pengembangan, pengelolaan dan sebagainya.
Kalau petani ingin sejahtera tentu saja harus memperhatikan beberapa hal, antara lain:
1.      Memperhatikan kebutuhan pasar. Barang dagangan yang ada di pasar Indonesia kebanyakan bersumber dari hasil pertanian, mulai dari kebutuhan sandang, pangan, papan, dan kebutuhan sekunder kebanyakan berasal dari petani (pernah melewati pos petani). Ketika yang ditanam oleh petani adalah kebutuhan konsumen maka sudah pasti ada yang membelinya namun jika yang ditanam adalah tumbuhan yang tidak dibutuhkan pasar maka tidak akan ada yang mau membelinya. Menurut penulis “Orang cerdas akan menaman tanaman yang paling mahal di pasaran”.
2.      Memilih tanaman yang sesuai dengan lahan. Masalah dalam lahan pertanian adalah tingkat kesuburan lahan karena tidak semua lahan memiliki tingkat kesuburan yang baik. Ada lahan yang cocoknya Cuma tanam jagung dan ada pula lahan yang bisa digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman. Untuk itu harus diketahui secara pasti kecocokan lahan dengan benih yang akan di tanam. Pelajarilah kondisi lahan perkebunan sehingga anda tau apa yang paling cocok di tanam di sana. Orang yang cerdas akan berusaha mengerti kondisi lahan dan memberi stimulus sehingga lahan merespon dengan baik setiap tanaman yang ditanam.
3.      Bertani adalah merawat tanaman. Jadi setiap petani minimal harus mengerti dengan baik bagaimana merawat, mendidik tanaman, mengola lahan dan sebagainya. Petani yang cerdas harus memiliki kemampuan manajemen dan tenaga untuk mengola lahan.
Itulah sedikit catatan tentang hal-hal yang penting dilakukan oleh petani agar hasilnya lebih baik. Intinya adalah petani juga harus bekerja cerdas, bahkan ekstra cerdas untuk mendapatkan hasil terbaik menuju kesejahteraan petani. Jika hari ini petani belum cerdas maka belajar adalah salah satu solusinya, minimal belajar dari pengalaman.


Salam dari : Semesta Pertanian #salam-pertanian-alami 

Sabtu, 26 November 2016

Jaringan Sebagai Modal Pertanian

Jika sebelumnya, bekerja sebagai petani masih sangat sulit karena terbatasnya teknologi pertanian berupa alat, pupuk, pemasaran, produksi olahan, jaringan informasi dan komunikasi, pelatihan, jumlah bibit, ketersediaan lahan dan masalah lainnya, maka hari ini sejatinya petani tidak lagi dirisaukan dengan masalah-masalah konvensional karena teknologi pertanian sudah hadir memberi solusi untuk masalah-masalah pertanian tersebut.
Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan sektor pertanian merupakan harapan baru bagi petani Indonesia. Sebagaimana tertuang dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PETANI yang memberikan jaminan positif untuk para petani.
Sebagai point terpenting dalam pertanian, jaringan adalah modal utama petani hari ini. Hal tersebut penting karena untuk meningkatkan produktivitas dan pemasaran, baik kualitas maupun kuantitasnya maka harus banyak belajar. Begitupula untuk meningkatkan produksi dan pemasaran maka petani harus mengenal dunia pasar yang berarti bahwa tanaman pilihan adalah yang dibutuhkan masyarakat dan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Jaringan tani yang kami maksud antara lain adalah penyedia bibit/benih, penyuluh pertanian, bantuan pertanian, pengembang pertanian, pasar, pabrik, peneliti, pemerintah, komunitas pertanian, pemerhati pertanian, media pertanian dan lain-lain. Tentu saja seluruh jaringan tersebut penting dimiliki agar bisa menjadi petani yang sejahtera dan menjadi pelopor kesejahteraan bangsa. Sebagai media komunikasi yang menghubungkan seluruh elem di atas, mintalah bergabung pada “KOMUNITAS PETANI INDONESIA” dari media sosial WhatsApp yang dibuat admin “081993387750”.
Jika anda adalah pemerhati/simpatisan pertanian, pekerja/tani, kelompok tani, pengusaha bidang pertanian, produsen makanan, aparat, atau anda membutuhkan informasi pertanian maka silahkan kontak kami di Semesta Pertanian @ Petani Bulukumba.


Kamis, 24 November 2016

Kabar Tani dari Lintan Nusantara

Sebuah ide luarbiasa yang dikonsep, diaplikasikan dan dikembangkan di Palanjong Desa Tombolo Kebupaten Bantaeng tentang pertanian alami. Awalnya berangkat dari ide lalu personil bersepakat untuk membentuk komunitas dengan nama “Lintas Tani Nusantara Kabupaten Bantaeng” atau LINTAN Bantaeng.
Tidak seperti umumnya petani bahwa mereka bekerja untuk makan dan mendapatkan keuntungan ekonomi namun di Lintan Nusantara ini berusaha memadukan konsep pendidikan dan pertanian alami dimana pada lahan yang dikerjakan terdapat tempat untuk diskusi dan berbagi ilmu pengetahuan. Target Lintan Nusantara adalah mendidik dan mengajak generasi untuk melestarikan alam melalui pertanian alami. Selain itu untuk sektor usaha, Lintan Nusantara berusaha memanfaatkan generasi muda dalam membangun karya, baik usaha produksi pertanian maupun niaga.
Untuk tahap pengemabangan komunitas, LINTAN Nusantara sudah menanam beberapa komoditi sebagai penggiat pertanian antara lain Kangkung akar, Sawi dan Kacang Panjang untuk jenis sayuran dan Pepaya Kalipornia untuk jenis buah-buahan.



Menanam Jagung

Pada dasarnya tanah Pertanian berupa sawah bisa di garap hingga 3 kali dalam satu tahun untuk menanam padi. Meskipun demikian, kami tidak memaksimalkan penanaman padi pada sawah kami karena pertimbangan menjaga kesuburan tanah sehingga dipilih 2 kali tanam padi dan 1 kali tanam jagung dan Sayuran.

Seperti ini cara kami mengola sawah.
Jagung

Kacang Tanah

Menanam Benih